Pentingnya Memperhatikan Asupan Makanan Untuk Anak Yang Sedang Sariawan

Sariawan merupakan gangguan kesehatan mulut yang bisa menyerang siapa saja, termasuk anak anak. Bahkan, sariawan banyak ditemukan pada bayi yang baru menginjak usia 6 bulan.
Sariawan biasanya akan terasa perih apabila tergesek makanan. Hal inilah yang membuat nafsu makan anak menurun. Sering kali para orang tua kebingungan memberikan asupan makanan untuk buah hatinya yang sariawan. Untuk itu, simak beberapa contoh makanan untuk anak sariawan berikut ini. 

 

Pengaturan Makanan Untuk Anak Yang Sedang Sariawan
1.    Perbanyak Asupan Makanan Yang Mengandung Vitamin B3
Vitamin B3 sering kali dikenal dengan nama niasin. Vitamin ini, memiliki peran yang sangat besar dalam pengendalian metabolisme tubuh, melawan radikal bebas, dan memaksimalkan fungsi saraf.
Ada banyak sekali makanan yang mengandung Vitamin B3 yang bisa anda temui, terutama makanan hewani. Selain berfungsi sebagai pengendali metabolisme, Vitamin B3 juga membantu meredakan sariawan di mulut si kecil.


Makanan yang mengandung Vitamin B3 bisa anda berikan untuk asupan si kecil, diantaranya ialah hati ayam atau sapi, kacang kacangan, alpukat, ikan, dan telur ayam. Bahan tersebut cocok sebagai makanan untuk atasi sariawan.


2.    Mengonsumsi Buah Dan Sayur
Buah dan sayuran merupakan sumber gizi yang manfaatnya sudah tidak diragukan lagi. Ternyata, bisa ditemukan di beberapa jenis buah dan sayur. Makanan untuk anak sariawan tersebut sangat efektif dalam mengatasi peradangan dalam mulut.


Anda bisa membantu menyembuhkan sariawan si kecil dengan memberikannya beberapa potong buah tomat, jambu, biji, dan kiwi. Tak lupa, berikan pula sayuran hijau seperti brokoli, selada, dan Kalian. Makanan tersebut memiliki kandungan vitamin dan mineral tinggi untuk atasi sariawan pada anak.


3.    Mengurangi Asupan Gula
Gula merupakan salah satu makanan yang sangat disukai anak anak. Rasanya yang manis menjadi kesenangan tersendiri bagi penikmatnya. Namun, anda pasti tahu bahwa terlalu banyak konsumsi gula dapat menyebabkan munculnya penyakit berbahaya.


Tapi, siapa sangka makanan yang mengandung gula merupakan pemicu sariawan. Rasa manis menyenangkan dari gula juga akan memicu tumbuhnya sariawan pada anak. hal ini karena gula dapat berubah menjadi zat asam yang menjadi penyebab utama sariawan. 


4.    Membatasi Konsumsi Garam

Bila buah hati anda sudah mengalami sariawan, sebaiknya batasi pemberian garam pada makanan si kecil. Selain gula, makanan untuk anak sariawan dengan kandungan garam juga bisa memperparah keadaan sariawan pada anak. Jika memungkinkan, hindari pemberian garam pada setiap makanan yang akan dikonsumsi si kecil.


Garam memiliki tingkat konsentrasi basa yang cukup tinggi. Bila bersentuhan dengan area yang terkena sariawan, akan terasa nyeri dan perih. Garam tersebut dapat mengiritasi permukaan mulut, sehingga makanan yang mengandung garam dengan takaran lebih akan memperparah kondisi mulut si kecil. 


5.    Mengurangi Asupan Makanan Dengan Kandungan Arginine

Penyebab lain munculnya sariawan ialah penyebaran virus herpes simplex. Kandungan Arginine dalam makanan dapat membuat virus tersebut semakin kuat. Arginine tersebut bisa ditemukan dalam makanan seperti cokelat, bayam, dan biji - bijian


Agar tidak memperparah sariawan pada anak, hentikan pemberian makanan tersebut. Virus herpes simplex yang lebih kuat, kemungkinan akan menginfeksi bagian mulut lain dan dapat memunculkan sariawan yang baru. Sebagai orang tua, Anda harus memperhatikan makanan untuk anak sariawan yang dapat memulihkan peradangan.


Itulah beberapa contoh makanan yang perlu diperhatikan jika si kecil mengalami sariawan. Sebenarnya, secara umum sariawan pada anak akan bertahan selama kurang lebih 5 hari saja. Anda bisa mengobati sariawan dengan menggunakan Aloclair obat sariawan. Namun, jika tak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter.

Disqus Comments